kerja keras

Sebuah Arti Kerja Keras

Saya adalah seorang anak tunggal dari sebuah keluarga yang bisa dibilang kurang beruntung. Memang sudah menjadi jalan hidup saya untuk dilahirkan pada sebuah keluarga yang kurang harmonis dan diperparah dengan kondisi ekonomi yang dibawah garis kemiskinan. Berbagai kenyataan yang memang pahit ini terus saya hadapi setiap hari dan akhirnya membentuk karakter diri saya yang keras dan pekerja keras. Keinginan untuk hidup lebih layak selalu menjadi penyemangat hidup saya.

Walaupun hidup hanya dengan ibu, di sebuah rumah petak kecil yang sudah bocor sana sini memang bukanlah hal yang mudah untuk menjaga semangat itu. Dengan pendidikan saya yang hanya sampai bangku sekolah menengah pertama saja membuat saya awalnya cukup pesimis untuk dapat merubah nasib saya menjadi lebih baik. sempat terbesit fikiran untuk menyerah dengan keadaan, seakan adalah sebuah kemustahilan bagi saya yang hidup serba kurang dan serba susah ini untuk bisa hidup layak seperti orang orang pada umumnya.

Memang saya tinggal di Jakarta yang tersohor dengan stigama masyarakat sebagai tempat merubah nasib, tapi apakah mereka tahu sekeras apa hidup di Jakarta itu? Bukanlah hal yang mudah untuk hidup di Jakarta dan merubah nasibnya, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Diperlukan lebih dari sekedar kerja keras untuk bisa hidup sukses di Jakarta ini. Tak jarang banyak orang yang gagal bersaing dan akhirnya terpinggirkan dari derasnya arus persaingan ibu kota negara Indonesia tercinta ini.

Seiring dengan bertambanya usia saya, saya berusaha bekerja apa saja yang bisa saya lakukan. Banyak pekerjaan yang telah saya lakukan, mulai dari menjaga toko, menjadi kuli bangunan, menjadi tukang parkir, hingga menjadi pemulung pernah saya lakukan. Semua hal itu saya lakukan demi untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari hari saya dengan ibu saya. Pada awalnya saya berpikir bahwa kehidupan seperti ini sudahlah cukup. Namun ada satu momen yang seolah memberi cambuk keras pada saya dan melecut semangat saya.

Momen itu adalah ketika ibu saya sakit dan akhirnya harus meninggal dunia. Ibu saya yang saat itu menjadi satu satunya semangat hidup saya menderita sakit yang cukup parah, tetapi saya tidak mempunyai cukup uang untuk membawa ibu saya pergi berobat karena uang saya hanya cukup untuk makan sehari hari. Kepergian ibu saya membuat keinginan masa lalu saya untuk hidup layak kembali muncul. Sejak saat itu saya mulai lebih bersemangat untuk bekerja lebih keras dan meraih kesuksesan.

Usaha saya untuk mencapai kesuksesan dimulai dengan berusaha mengenali potensi apa yang sebenarnya saya miliki. Setelah berfikir keras akhirnya saya mengetahui sebuah potensi yang saya miliki adalah saya orang yang cukup lancar dalam berkomunikasi. Dengan hal tersebut saya memberanikan diri untuk mendaftar pekerjaan di perusahaan perusahaan yang membutuhkan sales untuk menawarkan produk-produknya. Bukan hal yang mudah mendapatkan pekerjaan ini mengingat saya hanya lulusan SMP, tetapi dengan kerja nyata akhirnya saya mampu mendapatkan pekerjaan ini.

Akhirnya dengan semangat untuk selalu berusaha mencapai yang terbaik dalam hidup saya, saya sedikit demi sedikit mampu meraih kesuksesan. Salah satu perusahaan yang selalu megnginspirasi saya dan menjadi cita cita saya untuk bekerja disana adalah PT.Asta yang telah berdiri 60 tahun di Indonesia. PT.Astra ini selalu mampu menginspirasi saya dengan berbagai kebaikannya bagi bangsa dan negara serta selalu memberikan pelayanan yang terbaik. Semangat ini pula yang selalu saya jaga dalam diri saya untuk terus menerus berusaha meraih kesuksesan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *